JPO Depan RS Dharmais Bakal Dilengkapi Tiga Lift, Ditargetkan Rampung 2027

Gubernur dki jakarta pramono anung di penjaringan jakarta utara. (Liputan6.com/Tisha Maulida Fazriah)
Foto: Gubernur dki jakarta pramono anung di penjaringan jakarta utara. (Liputan6.com/Tisha Maulida Fazriah)

Table of Contents

    JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ramah disabilitas di depan Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Proyek pembangunan infrastruktur publik ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2027.

    Pembangunan fasilitas penyeberangan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh kalangan masyarakat, khususnya para pasien, lansia, serta penyandang disabilitas yang berkunjung ke kawasan fasilitas kesehatan tersebut.

    Desain Aksesibilitas: Dilengkapi Tiga Unit Lift Modern

    Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo menjelaskan bahwa JPO baru ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa tiga unit lift untuk memaksimalkan mobilitas warga.

    Titik Penempatan Lift JPO Dharmais

    • Area Rumah Sakit: Akses lift yang langsung memudahkan pasien dan pengunjung dari kompleks rumah sakit.

    • Bagian Tengah JPO: Terintegrasi langsung dengan titik akses menuju Halte Transjakarta di sisi timur maupun barat.

    • Sisi Seberang Jalan: Memudahkan pejalan kaki yang berpindah lajur di kawasan tersebut.

    Proyek pengerjaan fisik di lapangan dijadwalkan mulai berjalan pada tahun depan, dengan menggandeng pihak Transjakarta mengingat lokasinya yang bersinggungan langsung dengan jaringan halte bus rapid transit (BRT).

    Penyelesaian Kendala Infrastruktur Lewat Creative Financing

    Selain membahas proyek JPO, Gubernur Pramono Anung juga menyoroti berbagai hambatan pembangunan infrastruktur di Jakarta, termasuk penanganan Jalan Layang Non Tol (JLNT) yang sempat mangkrak akibat kendala komunikasi dan ego sektoral.

    • Metode Pembiayaan: Pemprov DKI Jakarta menggunakan skema Creative Financing agar proyek dapat berjalan cepat tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    • Target Waktu: Dengan membuka ruang dialog dan koordinasi lintas instansi secara transparan, proyek-proyek tertunda tersebut diproyeksikan tuntas dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

    Kesimpulan

    Pembangunan JPO ramah disabilitas di depan RS Dharmais dan Harapan Kita menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membenahi fasilitas publik yang inklusif. Kehadiran fasilitas lift serta integrasi langsung dengan halte Transjakarta diharapkan mampu memberikan kenyamanan serta keselamatan maksimal bagi masyarakat.